Tampilkan postingan dengan label PMRI dan Pendesaianan Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PMRI dan Pendesaianan Materi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Juni 2012

Karakteristik RME

RME mempunyai lima karakteristik (de Lange, 1987, 1996; Traffers, 1991; Gravimeijer, 1994 dalam Zulkardi, 2003) :

1. Menggunakan masalah kontekstual (masalah kontekstual sebagai aplikasi dan sebagai titik tolak darimana matematika yang diinginkan dapat muncul)

Prinsip-prinsip RME

RME dikembangkan oleh peneliti di Belanda menggunakan tiga prinsip RME yaitu (de Lange, 1987; Gravimeijer, 1994; Freudenthal, 1991 dalam Zulkardi, 2003):

1. Penemuan Kembali terbimbing (Guide Reinvention) dan matematisari progresif (progrssive mathematization)

                      Menurut prinsip reinvention bahwa dalam pembelajaran matematika perlu diupayakan agar siswa mempunyai pengalaman dalam menemukan sendiri berbagai konseo, prinsip atau prosedur dengan bimbingan guru.

Jumat, 01 Juni 2012

Pengembangan PMRI di Indonesia

PENGEMBANGAN PMRI DI INDONESIA


  • Sejarah PMRI
                 Sejarah Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dimulai dari mereformasi pendidikan matematika di Indonesia. yang dilakukan oleh tim PMRI (dimotori oleh Prof.A. RK Sembiring dkk). Pendidikan matematika realistika Indonesia merupakan adaptasi dari Realistic Mathematical Education (RME). Rme itu adalah teori pembelajaran yang dikembangkan di BElanda sejaktahun 1970_an oeh Hans Freudhental. PMri ini sudah dilaksanakan secara resmi tahun 1998, pada saat mengirim sejumlah dosen pendidikan matematika dari beberapa LPTK di Indonesia untuk mengambil program s3 dalam pendidikan matematika di Belanda.

  • Beda RME dan PMRI
              -  PMRI menambahkan dari RME menggunakan konteks yang diketahui di Indonesia
         -  hanya terletak pada i di PMRI.

  • Kendala dalam Pelaksanaannya
             Kesan Positif : lebih motivasi, bisa beragumentasi, interaksi, aktif, makin mudah dipahami, terbuka
         Kendala : kurikulum tidak tuntas, guru merasa susah, menghabiskan banyak waktu, kurang wawasan

Sumber :  Meryansumayeka,S.Pd,M.Sc dan p4mri.net  

RME sebagai teori Instruksional

RME as an Instruksional Thoery


  • Teori Pembelajaran : teori belajar dan teori guru
  • Teori Belajar : teori belajar

          RME mengandung paham teori konstruktivisme. Toeri konstrktivisme maksudnya siswa aktif membangun pengetahuan mereka.

    .Sebelum tahun 1990an : instruksi mekanik
  • Sesudah tahuun 1990an :
              Hans fruedental : math as a human activity. Maksudnya matematika adalah aktivititas seseorang..
              -  Situasi real : bisa di liat oleh siswa tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari tetapi bisa dibayangkan oleh siswa.

     Mathematizing : Konsep untuk menuju ke matematika
     Jenis-Jenis Mathematizing :
     1. Horizontal : dimana siswa mampu membuat model matematika
     2. Vertikal : dimana siswa mampu membuat generalisasi dan notasi.

 Sumber : Meryansumayeka,S.Pd,M.Sc 

Mengenal sedikit tentang PMRI


Matematika adalah pelajaran yang berhubungan dengan angka. matematika ini dipelajari sejak TK sampai perguruan tinggi juga ada. Tapi, sayang nya sebagian orang dari TK sampai perguruan tinggi masih ada yang bilang matematika itu sulit, matematika itu membosankan dll. Mungkin karena sebagian orang tersebut belum menyukai yang namanya matematika. atau bisa juga karena guru yang mengajarkan matematika hanya menjelaskan teori, rumus dan contoh soal. Sebaiknya guru tersebut menjelaskan matematika dengan pendekatan PMRI. PMRI yaitu teori pembelajaran matematika yang berhubungan dengan kehidupan nyata siswa. Di dalam kelas PMRI guru tidak hanya menjelaskan teori dan rumus matematika tetapi guru memberikan masalah matematika yang berhubungan dalam kehidupan sehari-hari siswa, selanjutnya siswa sendiri yang menemukan konsep matematika tersebut.